Dan yang memberitahukan bahwa kematian itu adalah hukuman mati abadi bagi orang-orang kafir dan munafik;
Sinar-Sinar · hlm. 335
Yang — dengan kabar-kabar pasti dari Al-Qur'an Al-Mu'jizul-Bayân di bawah pembenaran seribu mukjizat Ahmad صلى الله عليه وسلم dan empat puluh segi i'jaz-nya, dengan hujah-hujah Risale-i Nur yang lahir darinya lagi mengalahkan musuh-musuhnya yang paling keras kepala, serta dengan diterimanya hal itu oleh murid-murid Nur berdasarkan banyak tanda, banyak pengalaman, dan banyak keyakinan — membuktikan bahwa kubur yang menakutkan, gelap, dingin, lagi sempit itu bagi ahli iman adalah sebuah lubang dari lubang-lubang surga dan sebuah pintu dari taman surga;
Dan yang membuktikan bahwa bagi orang-orang kafir dan munafik yang zindik ia adalah sebuah lubang dari lubang-lubang neraka Jahanam, yang penuh ular dan kalajengking; dan yang menjadikan para malaikat yang akan datang ke sana,
yakni malaikat yang bernama Munkar dan Nakir, sebagai teman yang ramah bagi orang-orang yang menempuh jalan haq dan hakikat;
Dan yang memasukkan murid-murid Risale-i Nur ke dalam golongan penuntut ilmu, lalu menyingkapkan melalui wafatnya pahlawan syahid almarhum Hafiz Ali bahwa mereka menjawab pertanyaan-pertanyaan Munkar dan Nakir dengan Risale-i Nur;
Dan yang berdoa serta bermunajat kepada rahmat Ilahi agar kami yang masih hidup pun dapat menjawab dengan Risale-i Nur pula;
Dan yang — dengan Al-Qur'an Al-Azhîmusy-Syân memperlihatkan semacam mukjizat maknawi kepada setiap lapisan dari empat puluh lapisan manusia, dengan ia menjadi kalam azali yang memandang kepada seluruh kainat, dengan risalah Mu'cizat-ı Kur'aniye dan Rumuzat-ı Semaniye dari Risale-i Nur yang menjadi tafsirnya, dan dengan usaha luar biasa saudara-saudara serta murid-murid pahlawan seperti kepala juru tulis Pabrik Mawar Risale-i Nur — memperkenalkan dan membuktikan Al-Qur'an Yang Mulia dengan cara yang amat indah lagi menakjubkan, yang belum pernah dilihat dan belum pernah didengar: bahwa ia ditulis seperti Al-Qur'an yang tertulis di Lauh Mahfuz — padahal sejak masa kebahagiaan tidak seorang pun sanggup menuliskannya secara mukjizat dalam bentuk seajaib itu — karena kepada Hüsrev, seorang juru tulis pahlawan Risale-i Nur, diperintahkan: "Tulislah!"; bahwa Al-Qur'an Al-Azhîmusy-Syân adalah kalamullah yang haq, kitab terbesar dan paling utama di antara seluruh kitab samawi; bahwa di dalam satu Fatihah terdapat ribuan Fatihah dan di dalam satu Ikhlas terdapat ribuan Ikhlas; dan bahwa huruf-hurufnya sekaligus memberikan sepuluh, seratus, seribu, bahkan ribuan pahala dan kebaikan;
Dan yang — dengan Al-Qur'an Al-Mu'jizul-Bayân memperlihatkan i'jaz-nya sejak seribu tiga ratus tahun dan menghentikan para penentangnya, dengan dalil-dalil Nur yang begitu nyata sehingga dapat diperlihatkan kepada mata, dan dengan pena-pena intan murid-murid Nur — membuktikan bahwa Kelimat Kedua Puluh Lima beserta lampiran-lampirannya dari Risale-i Nur, yang belum pernah ada bandingannya sampai zaman ini, yang membacakan titah kepada dunia dan membungkam orang-orang yang paling membangkang lagi paling keras kepala, adalah i'jaz Al-Qur'an dari empat puluh segi;
Dan wahai yang dengan indah membuktikan, melalui Risale-i Nur yang bernama "Mukjizat-Mukjizat Ahmad صلى الله عليه وسلم", ribuan mukjizat Baginda Nabi صلى الله عليه وسلم yang menunjukkan bahwa beliau adalah nabi yang haq dan bahwa beliau adalah yang paling utama serta penghulu seluruh seratus dua puluh empat ribu nabi; dan yang — dengan Al-Qur'an Al-Azhîmusy-Syân mengumumkan ke seluruh kainat bahwa Rasul Yang Termulia صلى الله عليه وسلم adalah rahmatan lil-'âlamîn, dengan Nur membuktikan dengan burhan-burhan dari awal hingga akhir bahwa beliau adalah rahmatan lil-'âlamîn, dengan memperlihatkan bahkan kepada orang-orang buta bahwa perbuatan dan keadaan Rasul itu adalah pembimbing yang paling kukuh lagi paling indah, yang menjadi teladan untuk diikuti di dalam kainat, dan dengan terangkatnya berbagai bala pada masa tersebarnya Nur di Anatolia dan di negeri-negeri tertentu serta datangnya musibah ketika Nur dibungkam
sebagai kesaksiannya, dan dengan khidmah serta ikatan murid-murid Nur yang dijalankan dengan keteguhan yang sempurna di tengah kesulitan yang teramat berat — memberitahukan betapa besar keuntungan mengikuti sunnah beliau صلى الله عليه وسلم yang mulia, dan bahwa mengikuti satu sunnah pada zaman ini mendatangkan pahala seratus syahid;
Dan yang membuktikan dengan ainul yakin bahwa sebagaimana sedekah menolak kada dan bala, demikian pula Risale-i Nur selama dua puluh tahun ini telah menolak kada dan bala yang hendak menimpa Anatolia — wahai Ustaz kami yang termulia, tuan kami yang mulia!
Kini, karena putusan bebas bagi Risale-i Nur ini telah membawa kegembiraan — pertama-tama kepada Tuan, Ustaz kami yang tercinta, kemudian kepada kami, murid-murid Tuan yang lemah lagi penuh cela, kemudian kepada alam Islam — sehingga menjadikan hari raya besar yang kedua, maka kami mengucapkan selamat kepada Tuan, Ustaz kami yang diberkahi, atas hari raya besar yang mulia ini; dan kami pun mengucapkan selamat atas Ramadan mulia Tuan serta Lailatul Qadar Tuan yang menjadi hari raya ketiga, memohon agar kami dimuliakan dengan menjumpai banyak lagi yang semisalnya, memohon ampunan atas segala cela kami yang penuh kekurangan ini, lalu dengan salam dari kami semua kami mencium tangan Tuan yang diberkahi dan mengharapkan doa Tuan, wahai tuan kami yang mulia.