Risale-i NurSinar-Sinar

Ali Rıza

Sinar-Sinar · hlm. 419

Yang ketiga: Ziya. Ia menyalin untuk dirinya persoalan-persoalan Risalah Buah tentang pemuda dan salat, lalu mulai salat. Namun ia berbuat nakal, meninggalkan salat dan tulisannya. Tiba-tiba pada waktu itu juga ia mendapat tamparan. Di luar kebiasaan dan tanpa sebab, keranjang di atas kepalanya dan pakaiannya terbakar. Bahwa di tengah orang sebanyak itu tidak seorang pun menyadarinya hingga semuanya terbakar, menunjukkan bahwa itu adalah tamparan kasih sayang yang disengaja.

Ya, benar demikian.