Risale-i NurSinar-Sinar

NUKTA PERTAMA

Sinar-Sinar · hlm. 278

Pemikiran tentang neraka tidak melenyapkan kelezatan buah-buah iman yang telah disebutkan tadi dengan rasa takut yang ditimbulkannya. Sebab rahmat Rabbani yang tak terhingga berkata kepada orang yang takut itu: Datanglah kepada-Ku, masuklah melalui pintu tobat. Agar adanya neraka bukan menakutimu, melainkan justru memberitahukan kepadamu kelezatan surga secara sempurna, serta menuntut balas bagimu dan bagi makhluk yang tak terhingga yang hak-haknya dilanggar, dan membuat kalian merasa senang.

Jika engkau tenggelam dalam jalan sesat dan tidak sanggup keluar darinya, tetap saja adanya neraka seribu derajat lebih baik daripada hukuman mati abadi, dan ia pun merupakan semacam belas kasihan bagi orang-orang kafir. Sebab manusia — bahkan binatang yang memiliki anak sekalipun — merasakan kelezatan dan menjadi bahagia dari satu segi karena kelezatan dan kebahagiaan kerabatnya, anaknya, dan sahabatnya.

Kalau begitu, wahai engkau orang yang ingkar kepada Allah, karena jalan sesat yang engkau tempuh, engkau akan lenyap sama sekali dengan hukuman mati abadi, atau engkau akan masuk neraka! Adapun lenyap sama sekali, yang merupakan kejahatan murni, karena ia berarti seluruh yang engkau cintai serta segenap kerabat, asal-usul, dan keturunanmu — yang dengan kelezatan dan kebahagiaan mereka engkau merasa senang dan bahagia dari satu segi — turut dihukum mati bersamamu, maka ia membakar ruhmu, hatimu, dan jati diri kemanusiaanmu seribu derajat lebih dahsyat daripada neraka. Sebab jika neraka tidak ada, surga pun tidak ada. Segala sesuatu lenyap sama sekali karena kekufuranmu.

Jika engkau masuk neraka dan tetap berada dalam lingkaran wujud, maka orang-orang yang engkau cintai dan kerabatmu akan berbahagia di surga, atau setidaknya dari satu segi menjadi tempat tampaknya berbagai rahmat selama mereka berada dalam lingkaran wujud. Jadi, bagaimanapun juga engkau harus berpihak kepada adanya neraka. Menentang neraka berarti berpihak kepada lenyap sama sekali, yaitu berpihak kepada tiadanya kebahagiaan sahabat-sahabatmu yang tak terhingga.

Ya, neraka adalah sebuah negeri yang ada, dahsyat, dan penuh keperkasaan, yang menjalankan tugas sebagai penjara secara bijaksana dan adil bagi Sang Penguasa Dzul-Jalâl atas lingkaran wujud yang merupakan kebaikan murni. Di samping menjalankan tugas sebagai penjara, ia masih memiliki banyak sekali tugas lain. Ia memiliki banyak sekali hikmah serta khidmah yang berkaitan dengan alam yang kekal. Dan ia adalah tempat tinggal yang penuh keperkasaan bagi banyak sekali makhluk hidup, seperti malaikat Zabaniyah.