Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
Sinar-Sinar · hlm. 381
Salah satu hikmah digiringnya kami oleh keadilan takdir Ilahi ke Madrasah Yusufiyah Denizli ialah bahwa di sini — lebih daripada di tempat mana pun — para tahanan dan penduduknya, bahkan barangkali para pegawai dan aparat pengadilannya, sangat membutuhkan Risale-i Nur dan murid-muridnya. Atas dasar itulah kami memasuki ujian yang penuh kesulitan ini dengan sebuah tugas keimanan dan tugas ukhrawi.
Ya, di tengah para tahanan yang dari dua puluh atau tiga puluh orang hanya satu dua saja menunaikan salat dengan rukun yang sempurna, tiba-tiba empat lima puluh orang murid Risale-i Nur menunaikan salat mereka dengan sempurna, seluruhnya tanpa kecuali; ini adalah sebuah pelajaran dan bimbingan dengan lisan keadaan dan dengan bahasa perbuatan, yang meniadakan kesulitan dan kepayahan ini, bahkan membuatnya dicintai. Dan sebagaimana murid-murid itu memberikan pelajaran ini dengan perbuatan mereka, kami pun berharap dari rahmat dan inayah Ilahi bahwa dengan iman tahkiki yang kuat di dalam hati mereka, mereka akan menjadi laksana benteng baja yang menjadi sebab selamatnya ahli iman di tempat ini dari waham dan syubhat orang-orang yang sesat.
Larangan ahli dunia di sini atas kami untuk berbicara dan bertemu tidaklah mendatangkan mudarat. Lisan keadaan berbicara lebih kuat dan lebih berkesan daripada lisan ucapan. Selama masuk penjara itu untuk mendidik; jika mereka mencintai bangsa ini, hendaklah mereka mempertemukan para tahanan dengan murid-murid Risale-i Nur, supaya dalam satu bulan, bahkan barangkali dalam satu hari, para tahanan itu memperoleh didikan lebih banyak daripada satu tahun. Dan hendaklah mereka menjadi manusia yang bermanfaat, baik bagi bangsa dan tanah air maupun bagi masa depan dan akhirat mereka sendiri. Seandainya ada Panduan Pemuda (Gençlik Rehberi) di sini, tentu besar sekali faedahnya. Insyaallah suatu saat ia akan masuk.