Risale-i NurSinar-Sinar

Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!

Sinar-Sinar · hlm. 380

Pribadi-pribadi yang tidak goyah dalam ujian dahsyat di dua Madrasah Yusufiyah — yang lama dan yang baru — ini; yang tidak melepaskan pelajarannya; yang tidak berhenti menjadi murid sekalipun mulut mereka terbakar oleh sup yang panas menyengat; dan yang kekuatan maknawinya tidak patah menghadapi serbuan sebanyak ini — sebagaimana ahli hakikat dan generasi mendatang akan mengelu-elukan mereka, para malaikat dan makhluk-makhluk ruhani pun mengelu-elukan mereka; demikianlah keyakinanku.

Namun, karena di antara kalian terdapat orang-orang yang sakit, yang lemah tubuhnya, dan yang fakir, kesulitan lahiriah pun bertambah besar. Sebagai penawar bagi hal itu, aku memikirkan bahwa keadaan kalian — masing-masing menjadi penghibur bagi yang lain, menjadi teladan yang patut diikuti dalam akhlak dan kesabaran, menjadi saudara yang penuh kasih sayang dalam saling menopang dan saling memuliakan, menjadi lawan bicara yang cerdas dan penjawab yang sigap dalam menelaah pelajaran, serta menjadi cermin yang memantulkan tabiat-tabiat yang baik — akan meniadakan segala kesulitan lahiriah itu; maka aku pun terhibur mengenai kalian, yang kucintai melebihi ruhku sendiri.

Jubah Maulana Khalid qaddasallahu sirrahu yang telah berusia seratus dua puluh tahun akan kukirimkan kepada kalian pada suatu hari. Sebagaimana beliau dahulu memakaikannya kepadaku, aku pun akan mengirimkannya kapan saja kalian menghendaki, agar atas nama beliau ia kupakaikan kepada kalian masing-masing demi memperoleh berkah.

Ketika kami baru tiba, dokter vaksin cacar memvaksinasi diriku. Lenganku itu menjadi bisul dan membengkak; bengkaknya turun ke bawah, tidak membiarkan aku berbaring, dan menyusahkanku ketika berwudu. Barangkali tubuhku memang tidak cocok menerima vaksin, atau barangkali ada makna lain di baliknya! Dua puluh tahun yang lalu aku divaksinasi di Ankara; sampai sekarang bekas vaksin itu sesekali masih bekerja dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Terlintas dalam hatiku, jangan-jangan yang ini pun demikian; bagaimana keadaannya pada kalian?