Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia dan teman-teman sepenjaraku!
Sinar-Sinar · hlm. 457
Pertama: Janganlah kalian risau karena secara lahiriah kita tidak berjumpa. Kita senantiasa berjumpa secara maknawi. Sebagai ganti diriku yang tidak berarti ini, risalah mana pun dari Nur yang sampai ke tangan kalian, apabila kalian membacanya atau mendengarkannya, kalian akan melihat dan bercakap-cakap denganku di dalam risalah itu — bukan sebagai pribadiku yang biasa, melainkan dengan sifatku sebagai seorang khadim Al-Qur'an. Aku pun memang berjumpa dengan kalian di dalam khayalku pada seluruh doaku, pada tulisan-tulisan kalian, dan pada perhatian kalian; dan karena kita berada bersama di dalam satu lingkaran, seakan-akan kita berjumpa setiap saat.
Kedua: Kepada murid-murid baru Risale-i Nur di Madrasah Yusufiyah yang baru ini kami katakan: dengan hujah-hujah yang kuat, bahkan dengan isyarat-isyarat Al-Qur'an yang memaksa para ahli sekalipun untuk menerima, murid-murid Nur yang setia akan masuk ke dalam kubur dengan membawa iman.
Lagi pula, dengan limpahan karunia perserikatan maknawi Nuriyah, setiap murid — menurut tingkatannya — turut memperoleh bagian dari keuntungan maknawi dan doa seluruh saudaranya. Seakan-akan ia beristigfar dan beribadah dengan ribuan lisan.
Dua faedah dan hasil ini, pada zaman yang menakjubkan ini, meniadakan seluruh kesulitan dan kesempitan; ia memberikan dua keuntungan yang berharga itu kepada para pembelinya yang setia dengan harga yang sangat murah.