Risale-i NurSinar-Sinar

Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!

Sinar-Sinar · hlm. 509

Dari sebuah pihak yang penting telah diajukan sebuah pertanyaan yang penting lagi penuh makna. Mereka bertanya kepadaku: "Meskipun telah terbukti bahwa kalian bukanlah sebuah perkumpulan — dengan tiga mahkamah yang memberikan putusan bebas dari sisi itu, dan dengan tidak diusiknya kalian dari poin itu oleh enam provinsi yang selama dua puluh tahun mengintai dan mengawasi kalian — pada kaum Nurcu terdapat sebuah ikatan yang begitu luar biasa, yang tidak terdapat pada perkumpulan mana pun dan pada komite mana pun. Kami ingin kalian memecahkan kesulitan ini." Demikian kata mereka.

Maka aku pun menjawab: Ya, kaum Nurcu bukanlah perkumpulan atau semacamnya; terutama mereka bukanlah perkumpulan dan komite yang terbentuk demi kepentingan politik, duniawi, negatif, pribadi, dan golongan — dan mereka tidak mungkin menjadi demikian. Akan tetapi, para pahlawan lama tanah air ini adalah jutaan pejuang Islam yang mengorbankan ruh mereka dengan penuh kegembiraan demi meraih tingkatan syahid; dan cucu-cucu, putra-putra, serta putri-putri mereka telah mewarisi urat pengorbanan itu, sehingga mereka menampakkan ikatan yang luar biasa ini dan di Mahkamah Denizli membuat saudara-saudara mereka yang lemah lagi tidak berdaya ini mengucapkan kalimat berikut atas nama mereka:

"Kepala kami pun hendaklah menjadi tebusan bagi sebuah hakikat yang untuknya jutaan kepala pahlawan telah menjadi tebusan!" — demikianlah ia berkata atas nama mereka, dan ia membungkam mahkamah dengan rasa takjub dan kagum. Berarti, di kalangan kaum Nurcu terdapat para pejuang berani mati yang sejati, tulus, semata-mata demi rida Ilahi, yang positif lagi ukhrawi; sehingga komite-komite dahsyat seperti mason, komunis, kaum perusak, zandaqah, keingkaran kepada Allah, dan Tasynak tidak menemukan jalan untuk menghadapi kaum Nurcu itu, lalu dengan menipu pemerintah dan lembaga peradilan mereka hendak menghancurkan dan mencerai-beraikan mereka dengan undang-undang karet. Insyaallah mereka tidak akan mampu berbuat apa-apa. Bahkan boleh jadi mereka justru menjadi sebab bertambah banyaknya para pejuang berani mati Nur dan iman.