Risale-i NurSinar-Sinar

AYAT KEENAM

Sinar-Sinar · hlm. 721

Di dalam Surah Al-Hadîd: وَ يَجْعَلْ لَكُمْ نُورًا تَمْشُونَ بِه۪, yakni: "Di tengah gelap gulita Aku akan menganugerahkan kepada kalian sebuah cahaya, agar dengan cahaya itu kalian menemukan jalan yang lurus lalu berjalan di atasnya." Lillâhil-hamd, sebagaimana Risale-i Nur merupakan satuan yang bercahaya dari makna suci lagi kulli ini, demikian pula — dengan memandang bahwa tanwin pada نُورًا dihitung "nun" — bilangan seribu tiga ratus delapan belas (1318) bertawafuk dengan masa lima

tahun sebelum masa ketika penulis Resaili'n-Nur beralih dari mengajar kepada tugas menulis dan kepada perjalanan yang penuh mujahadah, dan bertawafuk pula dengan masa dua tahun setelah sebuah perubahan pemikiran yang penting pada tarikh seribu tiga ratus enam belas (1316) yang diisyaratkan oleh banyak ayat; yaitu tarikh yang sama ketika ia memulai persiapan-persiapan Nuriyah.

Maka tawafuk ayat yang bercahaya ini, baik secara makna maupun secara jifir, di dalam Al-Qur'an Al-Mu'jizul-Bayân yang seluruh seginya adalah kesadaran itu sendiri, sudah pasti tidak mungkin merupakan kebetulan dan tidak mungkin pula terjadi tanpa disengaja.