Risalah Nur — Bahasa Indonesia

Cahaya-Cahaya Hakikat

Surat-Surat · Bahasa Indonesia

Cahaya-Cahaya Hakikat

Tidak semua orang tahu apa yang ada di langit

Orang yang memiliki mata dapat melihatnya

Bersinar seterang matahari

Hakikatnya laksana samudra

Tentu hati menginginkan ketenteraman

Ia muncul pada akhir zaman

Cahaya itu terbit bagi alam-alam

Laksana Firman yang turun dari langit

Sifatnya yang tersendiri sungguh nyata

Dialah sultan bagi hati

Aku tidak tahu, adakah bukti agung

Seperti Bedîüzzaman ini

Dari lisannya tersebar cahaya

Jin membacanya, manusia membacanya

Inilah "Nur", bidadari surga

Laksana kekasih di dalam hati

Rahasia-rahasia akhir zaman

Cahaya-cahaya kabar tentang yang gaib

Duka dunia disingkirkan

Ia terbit laksana matahari yang bersinar

Rahmat turun dari langit

Air mata yang mengalir pun reda

Kufur dan kesesatan gentar, surut

Laksana setan yang tidak tampak

Kegiatan khianat pun padam

Paham Dajjal itu runtuh

Islam memperoleh keselamatan

Laksana raja yang naik takhta

Wahai singa perkasa yang terluka

Bangunlah dari tidur lalai ini

Bagi alam-alam, masa kemakmuran

Laksana zaman turunnya Al-Furqan

Di berbagai negeri, angin iman

Berembus, hati-hati pun gembira

Andai kucium tangan yang harum mawar itu

Laksana bulbul yang riang itu

Anak Adam mencari keselamatan

Seruan kebenaran ada dalam Nur

Wahai raja segala raja

Bagi kami, engkau laksana sultan

Jeritan kami yang naik ke arasy

Kini kami memperoleh keadilan

Guru kami yang tercinta itu

Di dalam hati, laksana Sulaiman

Wahai yang paling sempurna pada akhir zaman

Engkaulah kekasih Sang Musta'ân

Tubuh dan jiwa ini dikorbankan untukmu

Laksana kurban di jalan kebenaran

Tahun demi tahun menantikan Said

Engkaulah yang dinanti di dalam hati

Nabiku ﷺ telah memberi kabar

Janganlah engkau tersembunyi bagi kami

Sekalipun munculnya dirimu terhalang tabir

Cahayamu yang megah tidak tersembunyi

Sebab cahaya tidak memiliki bayangan

Laksana kekasih di Firdaus

Wahai pembicara pada zaman ini

Alam dan ruang memperoleh kegembiraan

Yang tersembunyi dan yang tampak menantikanmu

Semua orang sakit, seperti menantikan Luqman

Kami berkorban di jalan Nur

Kami adalah jerami Bimasakti

Kami adalah asap api itu

Laksana tungku tempat api menyala

Warnamu yang indah menyerupai mawar

Mengembuskan ketenteraman, harummu berembus

Engkau menjadi fajar di cakrawala kami

Laksana pagi yang sepenuhnya terang

Wahai rahmat yang pancarannya nyata

Setidaknya, tolonglah kami

Tentu ingin menjadi hambamu

Laksana bibit pohon di taman kalian

Maka hati kami senantiasa merasa cukup

Wahai yang menangis, hentikan jeritanmu

Jangan biarkan satu napas pun berlalu sia-sia

"Allah سُبْحَانَهُ Cukup; selain⁠-⁠Nya hanyalah keinginan."

Mehmed Kayalar

ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠّٰﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤٰﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣ۪ﻴﻢِ ﻳَﺎ ﺍَﻟﻠّٰﻪُ ﻳَﺎ ﺭَﺣْﻤٰﻦُ ﻳَﺎ ﺭَﺣ۪ﻴﻢُ ﻳَﺎ ﻓَﺮْﺩُ ﻳَﺎ ﺣَﻰُّ ﻳَﺎ ﻗَﻴُّﻮﻡُ ﻳَﺎ ﺣَﻜَﻢُ ﻳَﺎ ﻋَﺪْﻝُ ﻳَﺎ ﻗُﺪُّﻭﺱُ

Demi hak Ismul A'zham, kehormatan Al-Qur'an yang bermukjizat dalam penjelasannya, serta kemuliaan Rasul Yang Paling Mulia ﷺ... Anugerahkanlah kebahagiaan abadi di surga Firdaus kepada orang-orang yang mencetak Mektubat ini, para penolong mereka yang diberkahi, serta para murid Risale-i Nur, âmin!

Dan berilah mereka keberhasilan senantiasa dalam khidmah iman serta Al-Qur'an, âmin! Dan perintahkanlah agar dituliskan seribu kebaikan dalam catatan amal baik mereka untuk setiap huruf kumpulan Mektubat, âmin!

Dan anugerahkanlah keteguhan, kegigihan, serta ikhlas dalam menyebarkan Nur, âmin!

Yâ Erhame'r-râhimîn!.. Bahagiakanlah seluruh murid Risale-i Nur di kedua dunia, âmin!

Lindungilah mereka dari kejahatan setan dari kalangan manusia dan jin, âmin! Dan ampunilah kekurangan Said yang tak berdaya serta malang ini, âmin!

Atas nama seluruh murid Nur

Bedîüzzaman Said Nursî