Risale-i NurAl-Maktubat

بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ وَاِنْ مِنْ شَيْءٍ اِلاَّ يُسَبِّحُ بِحَمْدِه۪ اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللّٰهِ وَ بَرَكَاتُهُ اَبَدًا بِعَدَدِ عَاشِرَاتِ دَقَائِقِ عُمْرِكَ وَذَرَّاتِ وُجُودِكَ

Al-Maktubat · hlm. 325

Saudaraku yang mulia, giat, sungguh-sungguh, penuh hakikat, ikhlas, lagi cerdas! Perbedaan zaman dan tempat bukanlah penghalang bagi perbincangan dan keakraban saudara-saudara hakikat dan akhirat seperti kita. Sekalipun yang satu di timur, yang lain di barat; yang satu di masa lampau, yang lain di masa depan; yang satu di dunia, yang lain di akhirat — mereka tetap dapat dianggap bersama dan dapat berbincang. Terlebih mereka yang menunaikan satu tugas demi satu maksud, berkedudukan seolah sama satu sama lain. Setiap pagi aku membayangkanmu di sisiku, dan sebagian dari perolehanku — sepertiganya (semoga Allah menerimanya) — kuberikan kepadamu. Dalam doa, engkau bersama Abdülmecid dan Abdurrahman. Insya Allah setiap waktu engkau memperoleh bagianmu. Sebagian kesulitan duniawimu sedikit membuatku sedih atas namamu. Namun karena dunia tak kekal, dan pada musibah-musibahnya terdapat semacam kebaikan; sebagai gantimu terlintas di kalbuku, "Wahai, ini pun akan berlalu." Aku merenungkan لاَ عَيْشَ اِلاَّ عَيْشُ اْلاٰخِرَةِ, kubaca اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصَّابِر۪ينَ, kuucapkan اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّٓا اِلَيْهِ رَاجِعُونَ. Aku memperoleh hiburan sebagai gantimu. Apabila Allah mencintai seorang hamba-Nya, Ia membuat dunia merajuk kepadanya dan menampakkannya buruk. Insya Allah engkau pun termasuk golongan para kekasih itu. Janganlah bertambahnya penghalang bagi penyebaran "Al-Kalimat" membuatmu bersedih. Insya Allah tatkala kadar yang engkau sebarkan meraih suatu rahmat, benih-benih bercahaya itu akan mekar menjadi bunga-bunga yang banyak dengan cara yang amat berkah.

Kalian mengajukan beberapa pertanyaan. Saudaraku yang mulia, umumnya Kalimat dan Surat yang tertulis itu datang ke kalbu tanpa ikhtiar, secara spontan dan seketika, lalu menjadi indah. Seandainya aku berpikir dan menjawab dengan kekuatan ilmu seperti Said Lama, jawabannya akan pudar dan cacat. Sudah beberapa saat lamanya limpahan kalbu terhenti, cambuk hafalan patah; namun agar tak tanpa jawaban, kami akan menulis jawaban yang amat ringkas untuk masing-masing: