Risale-i NurAl-Maktubat

Contoh Kedua

Al-Maktubat · hlm. 414

Keponakanku almarhum Abdurrahman, meski sejak delapan tahun berpisah dariku dan terkotori kelalaian serta waham dunia, memiliki prasangka baik terhadap pribadiku jauh melampaui kadarku. Ia meminta himmah yang tak ada padaku dan tak sanggup kulakukan, dan menanti pertolongan. Himmah Al-Qur'an al-Hakîm sampai menolongnya. Ia menyampaikan Kelimat Kesepuluh tentang kebangkitan ke tangannya tiga bulan sebelum wafatnya. Kalimat itu, di samping membersihkannya dari kotoran maknawi, waham, dan kelalaian; seakan ia naik ke martabat wilayah, dalam surat yang ia tulis sebelum wafatnya ia menampakkan tiga karamah yang nyata. Ia disisipkan di antara petikan Surat Kedua Puluh Tujuh, silakan dirujuk.