Dustur Keempat
Al-Maktubat · hlm. 312
Orang yang menyimpan kebencian dan permusuhan berlaku zalim dan melampaui batas terhadap nafsunya sendiri, terhadap saudara mukminnya, dan terhadap rahmat Ilahi. Sebab dengan kebencian dan permusuhan, ia membiarkan nafsunya dalam azab yang pedih. Ia menimpakan pada nafsunya azab dari nikmat-nikmat yang datang kepada lawannya, serta derita dari ketakutannya — ia menzalimi nafsunya sendiri. Jika permusuhan itu bersumber dari hasad, maka itu azab seluruhnya. Karena hasad pertama-tama menggilas, membinasakan, dan membakar si pendengki. Sedangkan bahayanya terhadap yang didengki, sedikit atau tiada.