Risale-i NurAl-Maktubat

Hujjah Pertama

Al-Maktubat · hlm. 189

Rasul Termulia صلى الله عليه وسلم, dengan lisan Al-Qur'an, berkata kepada mereka: "Di dalam kitab-kitab kalian terdapat pembenaran atas diriku dan sifat-sifatku. Dalam hal-hal yang aku terangkan, kitab-kitab kalian membenarkan aku." Dengan ayat-ayat seperti قُلْ فَاْتُوا بِالتَّوْرٰيةِ فَاتْلُوهَٓا اِنْ كُنْتُمْ صَادِق۪ينَ ❊ قُلْ تَعَالَوْا نَدْعُ اَبْنَٓاءَنَا وَاَبْنَٓاءَكُمْ وَنِسَٓاءَنَا وَنِسَٓاءَكُمْ وَاَنْفُسَنَا وَاَنْفُسَكُمْ ثُمَّ نَبْتَهِلْ فَنَجْعَلْ لَعْنَةَ اللّٰهِ عَلَى الْكَاذِب۪ينَ, beliau menantang mereka. Meskipun beliau terus-menerus menghantam mereka dengan seruan: "Bawalah Taurat kalian, bacalah, dan kemarilah; kita akan membawa keluarga dan anak-anak kita, lalu menengadahkan tangan ke hadirat Allah Yang Mahabenar, dan berdoa dengan laknat atas para pendusta!" — namun tiada seorang pun alim Yahudi atau pendeta Nasrani yang mampu menunjukkan satu kesalahan beliau. Seandainya ada yang mampu menunjukkannya, niscaya orang-orang kafir yang demikian banyak jumlahnya, yang demikian keras kepala dan pendengki, orang-orang Yahudi yang munafik, dan seluruh alam kekufuran, akan memaklumkannya di segala penjuru. Beliau pun bersabda: "Entah kalian temukan kesalahanku, atau aku akan berjihad melawan kalian hingga kalian binasa!" Padahal mereka justru lebih memilih peperangan, kehancuran, dan pengusiran. Artinya, mereka tidak dapat menemukan kesalahan beliau. Seandainya satu kesalahan saja ditemukan, niscaya mereka akan selamat.