Jawaban
Al-Maktubat · hlm. 52
Kami menjawabnya dengan jawaban yang diberikan oleh Nabi Ya'qûb Alaihissalâm.
(Catatan Kaki: زِ مِصْرَشْ بُوىِ پ۪يرَاهَنْ شِن۪يد۪ى چِرَا دَرْ چَاهِ كَنْعَانَشْ نَد۪يد۪ى بَگُفْتْ اَحْوَالِ مَا بَرْقِ جِهَانَسْتْ دَم۪ى پَيْدَا و د۪يگَرْ دَمْ نِهَانَسْتْ گَه۪ى بَرْ طَارُمِ اَعْلٰى نِش۪ينَمْ گَه۪ى بَرْ پُشْتِ پَاىِ خُودْ نَب۪ينَمْ)
Yakni: Nabi Ya'qûb pernah ditanya: "Mengapa engkau dapat mencium aroma baju gamis yang datang dari Mesir, tetapi tidak melihat Yûsuf yang berada di dekatmu di dalam sumur Kan'ân?" Ia menjawab: "Keadaan kami bagaikan kilat; kadang tampak, kadang tersembunyi. Ada kalanya kami seakan duduk di tempat yang paling tinggi dan seolah melihat segala penjuru. Ada kalanya pula kami tidak dapat melihat apa yang di atas kaki kami sendiri."