Risale-i NurAl-Maktubat

Jawaban

Al-Maktubat · hlm. 286

Sebagaimana segenap wujud menunjukkan dan bersaksi atas sebuah ilmu yang meliputi, demikian pula ia menunjukkan kehendak menyeluruh pemilik ilmu yang meliputi itu. Demikian: pemberian sebuah pengkhususan yang teramat teratur kepada setiap sesuatu, khususnya setiap makhluk hidup, dengan sebuah kemungkinan tertentu di antara teramat banyak kemungkinan yang kabur, dengan sebuah jalan berhasil di antara teramat banyak jalan yang gagal, dan di tengah teramat banyak peluang yang meragukan; menunjukkan sebuah kehendak menyeluruh dari tak terhingga sisi. Sebab rupa seimbang dan pengkhususan teratur yang diberikan — dengan ukuran yang teramat teliti, timbangan yang halus, keteraturan yang teramat cermat, dan tatanan yang lembut — dari tengah tak terhingga peluang dan kemungkinan yang meliputi wujud segala sesuatu, dari jalan-jalan gagal yang tak berbuah, dan dari unsur-unsur beku yang mengalir tanpa timbangan laksana banjir yang campur aduk lagi seragam; secara niscaya, dengan mata kepala, menunjukkan bahwa ia adalah jejak sebuah kehendak menyeluruh. Sebab memilih sebuah keadaan di antara tak terhingga keadaan terjadi dengan sebuah pengkhususan, pengutamaan, maksud, dan kehendak, serta dikhususkan dengan sengaja dan keinginan. Sudah pasti pengkhususan menuntut yang mengkhususkan. Pengutamaan menuntut yang mengutamakan. Yang mengkhususkan dan mengutamakan adalah kehendak. Misalnya: pengadaan sebuah wujud yang laksana mesin dari ratusan perkakas dan alat yang berbeda seperti manusia, dari setetes air.. seekor burung yang memiliki ratusan anggota berbeda, dari sebutir telur sederhana.. dan sebatang pohon yang terbagi ke ratusan bagian berbeda, dari sebutir benih sederhana; sebagaimana bersaksi atas kudrat dan ilmu, demikian pula secara amat pasti lagi niscaya menunjukkan sebuah kehendak menyeluruh pada Pembuatnya, yang dengan kehendak itu Ia mengkhususkan setiap sesuatunya, dan dengan kehendak itu Ia memberi setiap bagian, anggota, dan bagiannya rupa khusus tersendiri, mengenakan padanya sebuah keadaan.