Risale-i NurAl-Maktubat

Peristiwa Ketiga

Al-Maktubat · hlm. 185

Pada Perang Ghathafan dan Anmar, melalui banyak jalur para imam hadis mengabarkan bahwa: seorang kepala kabilah pemberani bernama Ghauras, tanpa terlihat siapa pun, tepat datang di atas kepala Rasul Termulia صلى الله عليه وسلم dengan pedang terhunus di tangan, lalu berkata kepada Rasul Termulia صلى الله عليه وسلم: "Siapa yang akan menyelamatkanmu dariku?" Beliau berkata: "Allah!" Lalu berdoa demikian: اَللّٰهُمَّ اكْفِن۪يهِ بِمَا شِئْتَ Tiba-tiba Ghauras itu menerima pukulan gaib di antara kedua pundaknya; pedang itu jatuh dari tangannya, terjatuh ke tanah. Rasul Termulia صلى الله عليه وسلم mengambil pedang itu ke tangannya, berkata "Kini siapa yang akan menyelamatkanmu?", lalu memaafkannya. Orang itu kembali ke kaumnya. Semua orang heran pada orang yang teramat nekat lagi pemberani itu. "Apa yang terjadi padamu, mengapa engkau tak berbuat apa-apa?" tanya mereka. Ia berkata: "Peristiwanya begini. Aku baru saja datang dari sisi manusia terbaik."

Dan seperti peristiwa ini pula: dalam Perang Badar, seorang munafik, di saat Rasul Termulia صلى الله عليه وسلم sedang lengah tanpa dilihat siapa pun, tepat dari belakang beliau mengangkat pedang untuk menetak; tiba-tiba Rasul Termulia صلى الله عليه وسلم menoleh. Orang itu gemetar, dan pedang pun jatuh dari tangannya ke tanah.