Risale-i NurAl-Maktubat

Persoalan Keempat

Al-Maktubat · hlm. 385

Engkau menanyakan hikmah جَدِّدُوا ا۪يمَانَكُمْ بِلآَ اِلٰهَ اِلاَّ اللّٰهُ. Hikmahnya telah disebutkan di banyak Kalimat. Salah satu rahasia hikmahnya adalah ini: karena baik pribadi maupun alam manusia setiap saat memperbarui diri, maka ia setiap saat membutuhkan pembaruan iman. Sebab setiap individu manusia secara maknawi memiliki banyak individu. Ia dihitung sebagai individu yang berbeda sebanyak tahun-tahun usianya, bahkan sebanyak hari-harinya, bahkan sebanyak jam-jamnya. Karena ia masuk ke bawah waktu, individu tunggal itu berkedudukan sebagai suatu model, setiap hari mengenakan rupa individu yang berbeda.

Sebagaimana pada manusia ada keberbilangan dan pembaruan ini, alam tempat ia bermukim pun bergerak. Ia pergi, yang lain datang menggantikannya, senantiasa beragam; setiap hari membuka pintu alam yang berbeda. Adapun iman adalah cahaya kehidupan bagi setiap individu pada pribadi itu, sekaligus sinar bagi alam yang ia masuki. Sedangkan "Lâ ilâha illallâh" adalah sebuah kunci yang membuka cahaya itu.

Lagi pula, karena pada manusia nafsu, hawa, waham, dan setan berkuasa, sering kali mereka melakukan banyak tipu daya dengan memanfaatkan kelalaiannya untuk melukai imannya, dan menutup cahaya iman dengan keraguan serta waswas. Lagi pula tak jarang muncul ucapan dan gerak yang bertentangan dengan syariat lahir, bahkan yang dalam pandangan sebagian imam berpengaruh hingga derajat kekufuran. Karena itu, pada setiap waktu, setiap jam, setiap hari ada kebutuhan akan pembaruan iman.