Risale-i NurAl-Maktubat

Surat Kedua Puluh Sembilan (Yirmidokuzuncu Mektup)

Al-Maktubat · hlm. 449

[Surat Kedua Puluh Sembilan terdiri atas "Sembilan Bagian". Bagian ini adalah Bagian Pertama; berupa "Sembilan Nuktah".]

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّح۪يمِ وَ اِنْ مِنْ شَيْءٍ اِلاَّ يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِ Saudaraku yang mulia lagi jujur, dan kawanku yang amat sungguh-sungguh dalam khidmat Qur'ani! Pada suratmu kali ini, engkau meminta jawaban tentang suatu persoalan penting yang waktu dan keadaanku tak mengizinkan.

Saudaraku, tahun ini alhamdulillah penulis risalah amat bertambah. Koreksi kedua datang kepadaku. Dari pagi hingga petang aku sibuk dengan cara yang cepat. Banyak pekerjaan pentingku pun tertinggal, dan tugas ini kupandang lebih agung. Terutama pada Syakban dan Ramadan, kalbu lebih berperan daripada akal, ruh bergerak. Persoalan agung ini kutangguhkan ke waktu lain; kapan pun ilham datang ke kalbu dari rahmat Allah, ia akan ditulis kepada kalian secara bertahap. Untuk sekarang akan kuterangkan "Tiga Nuktah" [Catatan kaki: Kemudian dilengkapi menjadi sembilan nuktah.]: