Titik Keempat
Al-Maktubat · hlm. 243
Peristiwa ini, karena terjadi secara tiba-tiba pada malam hari saat semua orang lengah, sudah pasti tak akan terlihat di seluruh penjuru alam. Sekalipun terlihat oleh sebagian orang, ia tak akan memercayai matanya. Sekalipun diyakinkan, sudah pasti peristiwa sepenting ini tak akan menjadi modal yang kekal bagi sejarah hanya dengan kabar dari satu orang (khabar wâhid).
Adapun tambahan pada sebagian kitab bahwa "Bulan turun ke bumi setelah terbelah menjadi dua bagian", telah ditolak oleh ahli tahkik. Mereka berkata: "Dengan niat menjatuhkan nilai mukjizat yang terang ini, barangkali seorang munafik menyisipkannya."
Dan misalnya pada waktu itu, sebagaimana di Inggris dan Spanyol yang diliputi kabut kejahilan matahari baru saja terbenam, di Amerika masih siang, di Cina dan Jepang telah pagi; demikian pula di tempat-tempat lain, karena sebab-sebab penghalang lainnya, sudah pasti ia tak akan terlihat. Kini lihatlah si pengkritik yang tak berakal ini, ia berkata: "Sejarah bangsa-bangsa seperti Inggris, Cina, Jepang, dan Amerika tidak membahas ini. Kalau begitu, ia tak terjadi." Seribu kutukan atas kepala penjilat-penjilat Eropa sepertinya!