Risalah Nur — Bahasa Indonesia

JENDELA KEDUA PULUH

Tiga Puluh Tiga Jendela · Bahasa Indonesia

JENDELA KEDUA PULUH

{(Catatan): Suatu ketika hakikat Jendela Kedua Puluh ini datang ke kalbu dalam bahasa Arab sebagai berikut:

ﺗَﻠَﺌْﻞَﺀَ ﺍﻟﻀِّﻴَٓﺎﺀِ ﻣِﻦْ ﺗَﻨْﻮ۪ﻳﺮِﻙَ ﺗَﺸْﻬ۪ﻴﺮِﻙَ ٭ ﺗَﻤَﻮُّﺝُ الْاِعْصَارِ ﻣِﻦْ ﺗَﺼْﺮ۪ﻳﻔِﻚَ ﺗَﻮْﻇ۪ﻴﻔِﻚَ ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﻣَٓﺎ ﺍَﻋْﻈَﻢَ ﺳُﻠْﻄَﺎﻧَﻚَ ٭ﺗَﻔَﺠُّﺮُ الْاَنْهَارِ ﻣِﻦْ ﺗَﺪْﺧ۪ﻴﺮِﻙَ ﺗَﺴْﺨ۪ﻴﺮِﻙَ ﺗَﺰَﻳُّﻦُ الْاَحْجَارِ ﻣِﻦْ ﺗَﺪْﺑ۪ﻴﺮِﻙَ ﺗَﺼْﻮ۪ﻳﺮِﻙَ ٭ ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﻣَٓﺎ ﺍَﺑْﺪَﻉَ ﺣِﻜْﻤَﺘَﻚَ ﺗَﺒَﺴُّﻢُ الْاَزْهَارِ ﻣِﻦْ ﺗَﺰْﻳ۪ﻴﻨِﻚَ ﺗَﺤْﺴ۪ﻴﻨِﻚَ ٭ ﺗَﺒَﺮُّﺝُ الْاَثْمَارِ ﻣِﻦْ ﺍِﻧْﻌَﺎﻣِﻚَ ﺍِﻛْﺮَﺍﻣِﻚَ ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﻣَٓﺎ ﺍَﺣْﺴَﻦَ ﺻَﻨْﻌَﺘَﻚَ ٭ ﺗَﺴَﺠُّﻊُ الْاَطْيَارِ ﻣِﻦْ ﺍِﻧْﻄَﺎﻗِﻚَ ﺍِﺭْﻓَﺎﻗِﻚَ ﺗَﻬَﺰُّﺝُ الْاَمْطَارِ ﻣِﻦْ ﺍِﻧْﺰَﺍﻟِﻚَ ﺍِﻓْﻀَﺎﻟِﻚَ ٭ ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﻣَٓﺎ ﺍَﻭْﺳَﻊَ ﺭَﺣْﻤَﺘَﻚَ ٭ ﺗَﺤَﺮُّﻙُ الْاَقْمَارِ ﻣِﻦْ ﺗَﻘْﺪ۪ﻳﺮِﻙَ ﺗَﺪْﺑ۪ﻴﺮِﻙَ ﺗَﺪْﻭ۪ﻳﺮِﻙَ ﺗَﻨْﻮ۪ﻳﺮِﻙَ ٭ ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﻣَٓﺎ ﺍَﻧْﻮَﺭَ ﺑُﺮْﻫَﺎﻧَﻚَ ﻣَﺎ ﺍَﺑْﻬَﺮَ ﺳُﻠْﻄَﺎﻧَﻚَ

}

ﻓَﺴُﺒْﺤَﺎﻥَ ﺍﻟَّﺬ۪ﻯ ﺑِﻴَﺪِﻩ۪ ﻣَﻠَﻜُﻮﺕُ ﻛُﻞِّ ﺷَﻲْﺀٍ ٭ ﻭَﺍِﻥْ ﻣِﻦْ ﺷَﻲْﺀٍ اِلَّا ﻋِﻨْﺪَﻧَﺎ ﺧَﺰَٓﺍﺋِﻨُﻪُ ﻭَﻣَﺎ ﻧُﻨَﺰِّﻟُﻪُٓ اِلَّا ﺑِﻘَﺪَﺭٍ ﻣَﻌْﻠُﻮﻡٍ ٭ ﻭَ ﺍَﺭْﺳَﻠْﻨَﺎ ﺍﻟﺮِّﻳَﺎﺡَ ﻟَﻮَﺍﻗِﺢَ ﻓَﺎَﻧْﺰَﻟْﻨَﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺴَّﻤَٓﺎﺀِ ﻣَٓﺎﺀً ﴾ﻣُﺒَﺎﺭَﻛًﺎ﴿ ﻓَﺎَﺳْﻘَﻴْﻨَﺎﻛُﻤُﻮﻩُ ﻭَ ﻣَٓﺎ ﺍَﻧْﺘُﻢْ ﻟَﻪُ ﺑِﺨَﺎﺯِﻧ۪ﻴﻦَ

Sebagaimana Kesempurnaan Hikmah serta Keindahan Seni terlihat pada hal-hal juz'i, hasil dan rincian, keadaan unsur-unsur menyeluruh serta makhluk-makhluk besar yang tampak kacau, yang disangka kebetulan serta bercampur, juga mengambil keadaan melalui Hikmah dan Seni.

Cahaya yang bersinar, dengan ditunjukkan pelayanan-pelayanan lain yang penuh hikmah, ialah memperlihatkan serta menyatakan karya-karya Ilahi pada muka bumi dengan Izin Rabb. Jadi, cahaya dipekerjakan oleh Sang Pembuat yang Hakîm. Melaluinya Dia memperlihatkan karya-karya seni langka-Nya pada pameran-pameran pasar alam.

Kini pandanglah angin-angin; dengan kesaksian manfaat serta tugas lain yang penuh hikmah dan kemurahan, mereka berlari kepada tugas-tugas yang amat penting serta banyak. Jadi, bergelombangnya mereka ialah penugasan, pengarahan serta pemakaian oleh Sang Pembuat yang Hakîm. Gelombang mereka ialah usaha cepat untuk segera menunaikan Perintah Rabb.

Kini pandanglah mata air, anak sungai serta sungai… Memancarnya mereka dari bumi serta gunung bukan kebetulan. Kesaksian manfaat serta buah yang mengikuti mereka, hasil-hasil Rahmat; pernyataan disimpannya mereka di gunung dengan Timbangan kebutuhan; serta petunjuk dikirimnya mereka dengan Timbangan Hikmah memperlihatkan bahwa hal itu melalui Penundukan serta Penyimpanan Sang Rabb yang Hakîm. Memancarnya mereka ialah kepatuhan penuh semangat kepada Perintah-Nya.

Kini pandanglah seluruh jenis batu, permata serta mineral di bumi! Manfaat-manfaat penuh hikmah yang terkait dengannya, serta disiapkannya mereka sesuai manfaat kehidupan, keperluan manusia serta kebutuhan hewan, menunjukkan bahwa hiasan dan sifat-sifat mereka yang bermanfaat melalui Penghiasan, Penyusunan, Pengaturan serta Pemberian Bentuk Sang Pembuat yang Hakîm.

Kini pandanglah bunga serta buah! Senyum, rasa, keindahan, corak serta aroma mereka diberikan sebagai pengenal dan surat undangan pada meja Sang Pembuat yang Karîm dan Sang Mun'im yang Rahîm, dengan warna, aroma serta rasa berbeda, sebagai pengenal dan undangan tersendiri bagi setiap jenis.

Kini pandanglah burung! Bukti pasti bahwa percakapan serta kicau mereka ialah dibuat berbicara dan bertutur oleh Sang Pembuat yang Hakîm ialah bahwa dengan suara-suara itu mereka saling bertukar perasaan dan menyatakan maksud dengan cara yang menakjubkan.

Kini pandanglah awan!

Bukti pasti bahwa bunyi rintik hujan bukan suara tanpa makna, dan kilat serta guntur bukan gemuruh kosong, ialah: mengadakan keajaiban-keajaiban itu pada ruang yang kosong, memerah dari mereka tetes-tetes yang seperti air kehidupan, lalu menyusukannya kepada makhluk-makhluk hidup yang membutuhkan serta merindukan pada muka bumi. Hal ini menunjukkan bahwa bunyi gemericik serta gemuruh itu amat bermakna dan penuh hikmah; melalui Perintah Sang Rabb yang Karîm, hujan berseru kepada para perindu, menyatakan makna, "Kabar gembira bagi kalian, kami datang!"

Kini pandanglah langit! Dari benda-benda tak terbatas di langit, perhatikan bulan saja! Hikmah-hikmah penting yang terkait dengannya serta dengan muka bumi menunjukkan bahwa geraknya melalui Perintah Sang Qadîr yang Hakîm. Karena telah kami jelaskan di tempat lain, kami menyingkatnya.

Unsur-unsur menyeluruh yang kami sebut dari cahaya hingga bulan membuka jendela dengan cara amat luas dan dalam skala besar. Mereka memperlihatkan serta menyatakan Keesaan, Kesempurnaan Kudrat dan Keagungan Kerajaan Sang Wâjibul Wujûd.

Wahai orang lengah! Jika engkau dapat membungkam suara seperti guntur ini dan memadamkan cahaya yang cemerlang seperti sinar matahari itu, lupakanlah Allah سُبْحَانَهُ! Jika tidak, gunakan akalmu! Ucapkan

ﺳُﺒْﺤَﺎﻥَ ﻣَﻦْ ﺗُﺴَﺒِّﺢُ ﻟَﻪُ ﺍﻟﺴَّﻤٰﻮَﺍﺕُ ﺍﻟﺴَّﺒْﻊُ وَالْاَرْضُ ﻭَﻣَﻦْ ﻓ۪ﻴﻬِﻦَّ

.